RIAU1.COM - Kabar gembira untuk putra-putri di Provinsi Riau. Terhitung 1 April 2019, sejumlah perusahaan di Jepang membuka kesempatan kerja secara masif untuk calon tenaga kerja produktif dan berkompeten dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Khusus untuk Provinsi Riau, lowongan kerja yang dibutuhkan mencapai 340 ribu orang.
Pernyataan itu disampaikan President & CEO DSJ Holdings Inc Japan, Izumi Hara kepada Gubernur Riau terpilih, Syamsuar. Saat itu, pengusaha Jepang ini menjadi tamu istimewa Syamsuar, yang masih menjabat Bupati Siak. Pertemuan itu berlangsung Kamis (24/1/2019) lalu di Komplek Abdi Praja Kediaman Bupati, di Siak Sri Indrapura.
BACA JUGA : Hanya Menghadiri Rapat, Kepala Daerah tak Perlu Datang ke Pekanbaru, Ini Solusi Wagubri Edy Natar
Kabar baik yang dibawa pengusaha Jepang itu disambut suka cita oleh Syamsuar. Sebab, salah satu visi misi yang disampaikan saat kampanye Pilgubri lalu, adalah menyiapkan lapangan kerja untuk putra-putri Riau.
Syamsuar mengatakan, rencana kerjasama dibidang tenaga kerja dengan Negara Sakura itu tentunya menjadi tantangan bagi Riau, agar mempersiapkan generasi muda yang berkualitas untuk bekerja di Jepang.
"Ini tantangan bagi anak-anak Riau yang bercita-cita bekerja ke Jepang. Program ini dimulai dari Kabupaten Siak dan dilanjutkan daerah lainnya," kata Syamsuar.
BACA JUGA : Heboh di Jawa, Bawaslu Riau Awasi Peredaran Tabloid Indonesia Barokah di Tiap Kantor Pos
Dia meminta dukungan dalam bentuk pendidikan dan pelatihan bagi calon tenaga kerja terlebih dahulu oleh perusahaan sebelum dikirim berkerja di Jepang.
"Tentu harus disiapkan dulu, harus ada pembekalan kepada calon tenaga kerja. Seperti pengenalan bahasa dan budaya kerja Jepang," kata Syamsuar.
Dia menekankan, selain soal kesejahteraan, calon tenaga kerja perlu meniru budaya dan etos kerja orang Jepang yang terkenal cinta budaya, disiplin dan pekerja keras.
"Sehingga sekembalinya ke Ria, jiwa disiplin dan pekerja keras itu juga turut terbawa pulang," sebutnya.
Syamsuar membayangkan jika Riau bisa mengirim 10 persen saja dari kebutuhan yang diminta, tentu 34 ribu pencari kerja di Bumi Lancang Kuning akan terserap hanya untuk ke Jepang. Untuk itu Syamsuar ingin kabar baik ini segera disebarluaskan secara resmi.
"Yang diminta bekerja di sana nanti mulai dari tamatan SMK jurusan terkait hingga sarjana yang sesuai kualifikasi dan berminat bekerja keluar negeri. Bagi yang berminat bersegeralah persiapkan diri. Kami sedang menunggu surat resmi secara tertulis agar disebarkan kepada masyarakat Riau," katanya.
Gubernur Riau yang akan dilantik 19 Februari ini secara khusus memberikan apresiasi kepada pembawa tamu istimewa dari Jepang. Dia anak Riau, yaitu Alexander Mulyadi Putra Kuansing yang saat ini dipercaya menjadi Direktur PT TBI milik perusahaan Jepang di Batam, Data Wardhana Dosen UIR, dan Dr Husnul Kausarian alumni terbaik Chiba University Jepang.
"Memang hebat-hebat rupanya anak-anak Riau ini. Kita harus bangga jadi anak Riau," kata Syamsuar terkagum-kagum.