IHSG bisa menyamai kinerja bursa saham utama kawasan Asia yang juga berbalik menguat pasca dibuka di zona merah. Kini, indeks Nikkei diperdagangkan naik 0,33%, indeks Shanghai naik 0,36%, indeks Hang Seng naik 0,53%, indeks Straits Times naik 0,1%, dan indeks Kospi naik 0,04%.
Sentimen positif yang datang dari jalannya negosiasi dagang AS-China membuat hati pelaku pasar saham di Asia berbunga-bunga. Pada hari ini, Reuters memberitakan bahwa AS dan China sudah mulai menyusun nota kesepahaman untuk mengakhiri perang dagang yang sudah berjalan selama 7 bulan.
Delegasi kedua negara kini menyusun sebanyak 6 nota kesepahaman yang mencakup berbagai hal yakni pemaksaaan transfer teknologi & pencurian kekayaan intelektual, hak kekayaan intelektual, sektor jasa, nilai tukar, agrikultur, dan halangan non-tarif (non-tariff barrier) di bidang perdagangan, menurut 2 orang sumber yang mengetahui masalah tersebut, seperti dilansir dari Reuters.
Kedua negara ingin mencapai kesepakatan dagang paling lambat pada tanggal 1 Maret, yang merupakan batas waktu periode gencatan senjata bidang perdagangan antara AS dan China.
Sejauh ini, perekonomian kedua negara terlihat jelas sudah tersakiti oleh perang dagang yang berkecamuk. Jika kesepakatan dagang benar bisa dicapai dan seluruh bea masuk yang kini dibebankan dicabut, perekonomian AS dan China akan bisa dipacu untuk melaju lebih kencang. Pada akhirnya, kinerja perekonomian dunia akan ikut terkerek naik.
TIM RISET CNBC INDONESIA(ank/hps)