RMOLSumsel. Pekan ini juga Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) dan PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J), menerapkan tiket terusan untuk mengintegrasikan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Musi dan Damri dengan Light Rail Transit (LRT).
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota palembang Kurniawan kepada RMOL Sumsel via telp, Kamis (21/2).
"Rencana menerapkan moda transportasi massal Kota Palembang yang terintegrasi akan segera kita wujudkan. Penerapan tiket terusan Transmusi, Damri, dan LRT pekan depan sudah mulai dilaksanakan," ungkapnya.
Nantinya, sambung Kurniawan, rencana penerapan tiket terusan tersebut dilakukan setelah pembahasan bersama Kemenhub disepakati jika angkutan feeder resmi digunakan pekan ini.
Bahkan, Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi akan meresmikan langsung angkutan feeder di Palembang tersebut.
"Nanti penumpang Trans Musi dan LRT cukup bayar sekali, dan harga yang disepakati sebesar Rp 7 ribu," tuturnya.
Selain itu, angkutan feeder Palembang akan melayani mahasiswa Unsri dari Palembang. Sehingga nanti seluruh mahasiswa bisa menikmati LRT kemudian dilanjutkan mobil Damri ke Indralaya dengan biaya Rp 12 ribu.
"Untuk dalam Kota Palembang, tiketnya disepakati Rp 7 ribu, di mana Rp 5 ribu untuk Trans Musi dan Rp 2 ribu untuk LRT, begitu juga sebaliknya. Begitu juga untuk mahasiwa Unsri yang ke Indralaya," ulasnya.
Pemkot Palembang sendiri menyiapkan sebanyak 15 bus Trans Musi yang baru dari bantuan Kemenhub digunakan untuk angkutan feeder ini. Dengan demikian, kendaraan bisa terintegrasi ke stasiun-stasiun LRT terdekat.
"Tiket terusan ini dilakukan untuk mendukung moda transportasi LRT dan Trans Musi sebagai angkutan feeder mendukung satu sama lainnya," terangnya.
Untuk pelajar yang akan menaiki bus Trans Musi menuju stasiun LRT terdekat akan dikenakan biaya Rp 5 ribu, setelah menaiki LRT penumpang tak perlu bayar lagi.
"Nanti penghasilan penjualan tiket akan kami bagi antara bus Trans Musi dan LRT. Dengan diterapkannya tiket terusan ini maka penumpang hampir seluruh kawasan di Palembang bisa terlayani," tandasnya. [ida]