Renungan Harian Katolik, Minggu 17 Februari 2019: Bersabar dan Bertekun - Pos Kupang

Minggu 17 Februari 2019
Lukas 6 : 17. 20 - 26
Oleh RD.Florens Maxi Un Bria
Rohaniwan Keuskupan Agung Kupang -NTT

Bersabar dan Bertekun

"Berbahagialah kamu jika karena nama-Ku kamu ditolak, dibenci dan dikatakan yang jahat".
Nasihat Yesus ini mengingatkan setiap murid-Nya tentang konsekuensi yang dihadapi dalam pelayanan dan pewartaan.
Para murid diminta untuk mengembangkan kharakter kesabaran dan ketekunan dalam menghadapi aneka tantangan dan kesulitan yang dijumpai.
Berbahagialah bila dapat bersabar dalam keterdesakan. Berbahagia bila tetap bertekun dalam iman, harap dan kasih ditengah arus tantangan zaman.
Bertahan dalam memelihara kebenaran dan keadilan dengan resiko dibenci dan dinilai sebagai yang jahat menjadi pilihan nilai yang mulia.

Banyak orang tergoda bersikap gegabah dan tidak sabar. Bahkan ada yang memilih jalan pintas untuk dapatkan hasil dari pada mengikuti proses. Sikap demikian dapat merugikan diri sendiri dan banyak orang.

Sementara yang tidak tekun dan bertahan dalam kesulitan jelas bukanlah orang yang memiliki kharakter baik.

Yesus mengigatkan kita semua agar mempertahankan character dan kebiasaan baik dalam kerasulan pelayanan dan pewartaan kabar gembira.
Bertekun dalam iman sampai akhir jadi amanat luhur yang mesti dihidupi.

Marilah bertekun dan berkanjang dalam kesabaran agar hasilkan buah indah dan manis bagi kehidupan. Allah menyertai dan memberkati setiap upaya baik untuk mewartakan nilai-nilai Kerajaan Allah bagi terciptanya kebaikan dan damai sejahtera banyak orang.

Setiap tugas pelayanan dan perutusan pasti memiliki konsekuensi yang mesti dijalani dan diterima dengan hati terbuka. Berkat dan kutuk, suka dan duka, benar dan salah, hidup dan mati berjalan bersama dalam ziarah hidup ini.

Semoga kita mampu menjadi berkat, tanda sukacita Allah dan pewarta kabar gembira bagi banyak orang. Marilah memilih untuk bertekun dan melakukan kebajikan serta kebenaran yang menghidupkan dan membahagiakan.

Doa : Ya Tuhan rahmatilah hidup kami agar jadi berkat dan tanda suka cita bagi sesama. Amin. (*)