TRIBUN-TIMUR.COM -Presiden Jokowi menyampaikan kabar gembira bagi aparat TNI (Tentara Nasional Indonesia).
Paling lambat pekan depan, tunjangan operasional atau Tunjangan Kinerja dipastikan cair paling telat pekan depan.
Presiden Jokowi juga menyampaikan alasan tunjangan ini telat cair.
Baca: Ternyata di Jabar dan Daerah Ini Tim Jokowi Akui Kalah dari Prabowo, Ini Dilakukan Demi Menang
Baca: SBY Merasa Seperti Dibuang ke Parit, Jokowi Akui Kalah di Provinsi Ini
Baca: Daftar Nama Tim Keluarga SYL, Bisakah Komandan Syahrul Lolos ke DPR RI 2019?
Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Liverpool vs Manchester United di Bein Sports
Presiden Joko Widodo mengungkapkan alasannya mengambil kebijakan peningkatan kesejahteraan bagi prajurit TNI.
Saat memberikan pengarahan kepada 3.300-an prajurit Babinsa dari Kodam Iskandar Muda, Kodam I Bukit Barisan dan Kodam II Sriwijaya di Balai Room Universitas Jambi, Minggu (16/12/2018), Presiden Jokowi mengawalinya dengan bertanya kepada para Babinsa terlebih dahulu soal pencairan tunjangan operasional.
Presiden Joko Widodo berselfie bersama 3.300-an Babinsa dari Kodam Iskandar Muda, Kodam I Bukit Barisan dan Kodam II Sriwijaya, di Balai Room Universitas Jambi, Minggu (16/12/2018). (Kompas.com/Fabian Januarius Kuwado)
"Tadi sudah disampaikan Panglima TNI bahwa tunjangan (operasional) Babinsa sudah diberikan. Sudah diterima, benar?" ujar Jokowi.
"Sudah," jawab para Babinsa dengan kompak sambil bertepuk tangan.
Jokowi melanjutkan, kebijakan peningkatan kesejahteraan TNI itu dilakukan karena menyerap aspirasi dari bawah.
"Karena setiap saya ke desa, ke daerah, ada yang bisikin saya, 'Pak Presiden, tunjangan operasional (Babinsa) masih kurang banget. Jauh Pak kalau dibandingkan Babinkamtibmas (Polri)'," lanjut Jokowi.
"Suara-suara seperti itu saya dengar. Karena saya sering ke bawah, ke desa. Jangan dikira saya enggak dengar," ujar dia.